Meski Menjadi Korban, Warga Tetap Berdaya

Posko pengungsian di Desa Karang Bajo, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara pagi tadi (12/08/2018) terlihat sibuk mengemas logistik yang akan didistribusikan ke setiap dusun. Bantuan logistik ini mereka dapatkan dari swadaya mandiri. Menurut laporan Irman Ariadi, anggota “Tikus Darat” CRI yang berada di lapangan, warga masih belum menerima bantuan dari posko pusat. Sebelumnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengarahkan setiap desa untuk menjemput bantuan logistik sendiri di Posko Tanjung. Namun, hal tersebut tidak dapat dilakukan oleh semua desa karena kendala akses. “Hari ini mereka masih mengandalkan jaringan sendiri,” jelas Irman melalui WhatsApp.

Jaringan tersebut merupakan sejumlah warga di perantauan yang berinisiatif untuk membantu penggalangan dan pendistribusian bantuan logistik. Pada hari sebelumnya (11/12/2018), BNPB datang untuk memberikan penilaian di Desa Karang Bajo. Mereka menjanjikan stok kebutuhan logistik untuk seminggu di desa tersebut.

 

Kebutuhan logistik korban terdampak gempa memang belum terpenuhi dengan maksimal. Masih banyak dusun yang belum mendapatkan bantuan logistik. Meski begitu, warga tidak tinggal diam. Mereka berusaha membantu sesama korban dengan mengirimkan bantuan logistik. Salah sautnya dilakukan oleh Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Di tengah keterbatasan, mereka tetap memberikan bantuan kepada korban gempa di desa lain, yakni Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara.

Warga Sambik Elen mengirimkan bantuan logistik ke Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. (Sumber: Facebook Pemerintah Desa Sambik Elen)

 

 

Lamia PD

Staf Komunikasi CRI

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.