Tali Pengikat yang Bernama Solidaritas

0

Solidaritas adalah salah satu hal yang membuat kita tetap optimistis bahwa seberat apapun masalah yang kita hadapi pasti akan terselesaikan. Tak terkecuali ketika bencana melanda. Kita bisa melihat bagaimana solidaritas antar warga bangsa untuk meringankan beban sesamanya ketika bencana terjadi, termasuk gempa Lombok sepekan silam (5/8/2018).

Berbagai elemen seolah saling berlomba menunjukkan solidaritas mereka untuk para korban. Ada yang langsung terjun ke lapangan mendirikan posko-posko, ada yang menggalang donasi dan ada juga yang berkeliling ke tenda-tenda korban untuk mengabarkan kondisi mereka ke masyarakat luas. Apapun yang mereka lakukan tujuannya hanya satu; mereka akan menemani para korban dalam melalui masa-masa sulit ini.

Salah satu contohnya adalah apa yang dilakukan oleh para pecinta kopi pada Sabtu (11/8/2018) malam lalu di pelataran Galeri Katamsi Institut Seni Indonesia (ISI), Yogyakarta. Mereka menggelar lapak-lapak kopi mereka dan membebaskan pengunjung membayar berapapun di kotak yang sudah disediakan. Seluruh hasil penjualan tersebut akan disalurkan untuk para korban gempa Lombok.

Penggalangan dana oleh para pecinta kopi untuk korban gempa Lombok

Namun yang tidak kalah menariknya adalah apa yang dilakukan oleh beberapa warga Desa Sambik Elen. Status sebagai korban bencana tidak menghalangi mereka untuk membantu korban bencana lainnya. Sebagaimana dirilis oleh akun Facebook Pemerintah Desa Sambik Elen mereka mengantarkan bantuan ke Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan dengan menggunakan mobik bak terbuka. Hal ini tentu menjadi kabar yang menyejukkan, tidak hanya bagi para korban namun bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun di atas itu semua para korban masih menuggu skema penanganan yang menyeluruh dari Pemerintah.

Warga Sambik Elen mengirimkan bantuan logistik ke Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. (Sumber: Facebook Pemerintah Desa Sambik Elen)

Aris H

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.