Warga Desa Genggelang Bertahan dengan Bantuan Kerabat dan Sahabat

Haeril Anwar, Kepala Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara menceritakan situasi di desanya pada Selasa (14/8/2018). (Sumber: M. Debi Sani/Air Puih)

Pasokan bantuan yang didapatkan Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara berasal dari para sahabat dan kerabat di luar Lombok. Hal tersebut dijelaskan oleh Haeril Anwar (38), Kepala Desa Genggelang. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang datang berasal dari beberapa siswa dan adik kelas di Pondok Pesantren serta teman saat kuliah. “Mereka menelepon saya dan bertanya apa yang saya butuhkan di sini.” katanya pada Irman Ariadi anggota “Tikus Darat” CRI pada Selasa (14/8/2018).

Posko yang ditempati Haeril saat ini memang bukan posko utama. Ia dan warga membangun posko swadaya dan mendapatkan bantuan dari jaringan mandiri yang berada di luar Lombok. Bantuan tersebut kemudian dibagikan ke dusun-dusun yang berada di Desa Genggelang. Salah satunya adalah bantuan dari salah satu adik kelas Haeril yang memberikan terpal. Hingga hari ini, beberapa dusun memang masih kekuarangan terpal dan bantuan logistik. Adapun, bantuan yang dibagikan masih belum merata. Oleh karena itu, warga hanya bisa bertumpu pada bantuan yang diberikan oleh kerabat dan sahabat.

Adapun, di tengah situasi bencana yang serba terbatas, warga tetap bahu-membahu membantu sesama dengan berbagi hasil bantuan yang didapatkan. Meskipun, bantuan itu didapatkan dari jaringan swadaya. “Kalau ada dusun-dusun di atas yang kekurangan, sementara kami berlebih, kami akan bagi ke mereka. Jadi, yang penting kita tetap ngomong sama temen-temen di sini, intinya kita tetep dapat makan,” kata Haeril.

Lamia PD

Staf Komunikasi CRI

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.