Kondisi Posko belum Memadai, Kesehatan Penyintas Desa Sokong Menurun

Posko pengungsi di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. (Foto oleh Wira Susanto, Operator Sistem Informasi Desa Desa [SID] Sokong)
Kebutuhan logistik, obat dan tenaga medis di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, belum memadai. Pasalnya warga tidak mengetahui pasti bagaimana alur penyaluran bantuan dari posko utama.

Wira Susanto, warga yang juga operator Sistem Informasi Desa (SID) Desa Sokong mengatakan, penyaluran bantuan sejauh yang diketahui hanya melalui Kecamatan. Selain itu bantuan datang dari sesama warga dan keluarga.

“Kami sangat membutuhkan terpal dan tikar. Kami juga membutuhkan beberapa keperluan untuk bayi, anak-anak serta ibu hamil,” ujar Wira melalui WhatsApp (15/8/2018).

Para penyintas juga mulai menderita sakit seperti diare, muntaber, dan gatal-gatal. Hal tersebut dikarenakan kondisi lingkungan dan makanan yang belum memadai. Adapun kebutuhan obat masih belum maksimal.

“Puskesmas sudah ada meskipun kondisi bangunannya rusak,” pungkasnya.

Posko pengungsian di Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, hingga hari ini (16/8/2018) sudah mencapai 187 titik. Berdasar data yang dikumpulkan Wira bersama relawan desa lainnya, sebanyak 13.503 penyintas yang berasal dari 19 dusun mengungsi di posko-posko tersebut. (LPD/FFP)

Ferdhi FP

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.