Gempa Rusak Ratusan Rumah, Warga Lombok Timur Mengungsi Tanpa Tenda

Pemukiman di Desa Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, yang rusak akibat gempa. (Foto: Fanpage Speaker Kampung)

Gempa cukup besar kembali mengguncang Lombok pada Minggu malam (19/8/2018). Berdasarkan rilis BMKG, gempa bermagnitudo 7 terjadi pada pukul 22.56 WITA, berpusat di 30 km timur laut Lombok Timur, NTB, dengan kedalaman 10 km.

Melansir laporan media komunitas Speaker Kampung, gempa menimbulkan kerusakan di sejumlah kecamatan seperti, Kecamatan Sambelia, Kecamatan Suela, dan Kecamatan Pringgabaya. Ratusan rumah dikabarkan rusak parah dan kini warga mengungsi di tempat-tempat terbuka.

Hajad Guna Roasmadi, pegiat Speaker Kampung mengatakan, banyak warga yang terpaksa mengungsi dengan penutup seadanya bahkan tanpa tenda. Ia berharap dukungan berbagai pihak agar dapat memenuhi kebutuhan prioritas warga. Speaker Kampung selama ini sangat aktif mengabarkan informasi tanggap darurat gempa Lombok.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh salah seorang pegiat Speaker Kampung lainnya yang juga warga Desa Anggaraksa, Kecamatan Sambelia, Fikri M. Sanusi. “Nanti malam saya mengungsi tanpa tenda,” katanya via pesan WhatsApp.

Menurut info yang dilansir BMKG, hingga pukul 01.25 WITA, Senin dini hari (20/8/2018), telah terjadi 22 aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo di atas 5.

Rumah rusak akibat gempa pada Minggu (19/8/2018) di Desa Sugian. (Foto: Fanpage Speaker Kampung)

 

Rumah rusak akibat gempa pada Minggu (19/8/2018) di Desa Sugian. (Foto: Fanpage Speaker Kampung)

Ferdhi FP

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.