Media Komunitas Bantu Penyintas Bangun Rumah Sementara

Rumah semi permanen dengan bahan baku alami yang diinisiasi oleh pegiat media komunitas Speaker Kampung. (Foto: Speaker Kampung)

Setelah satu bulan hidup dalam keadaan darurat dan selalu mawas, warga di Lombok mulai menata kembali kehidupannya. Mereka yang selama ini bertahan di tenda-tenda darurat dengan perlengkapan seadanya mulai bergerak untuk membangun naungan sementara yang lebih nyaman.

Di Kecamatan Suela, warga Lombok Timur perlahan mulai mengganti tenda-tenda dengan bangunan semi permanen yang lebih aman dan nyaman. Adalah media komunitas Speaker Kampung yang berinisiatif untuk membangun rumah sederhana untuk para penyintas.

Menurut Hajad Guna Roasmadi, salah seorang pegiat Speaker Kampung, tenda terpal yang selama ini digunakan oleh para penyintas memiliki banyak kekurangan.

“Saat siang dan panas menyengat, tenda terpal tidak nyaman ditempati. Gerah. Anak-anak dan bayi menangis karena kegerahan,” kata orang yang akrab disapa Eros ini, saat berkunjung ke Dusun Lendang Belo, Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Lombok Timur, (28/8/2018).

Melihat kondisi itu, ia bersama kawan-kawannya di Speaker Kampung berinisiatif untuk menggalang dana agar dapat membantu warga mendirikan tempat bernaung yang lebih baik. Dana yang terkumpul dari para donatur kemudian dibelanjakan untuk bahan baku seperti bambu, bedek, dan daun kelapa.

“Sebelum disalurkan, kami melakukan asesmen untuk menentukan sasaran bantuan. Setelah itu kami diskusikan dan memulai perencanaan pembangunan,” kata Eros.

Hingga saat ini Speaker Kampung sudah membantu dua kepala keluarga membangun rumah sementara secara swadaya.

Ferdhi FP

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Post comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.