Author: Ferdhi FP

Penyintas Wanasaba Terpaksa Sewa Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat

Warga penyintas gempa di Dusun Tandan Golok, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, harus rela pindah dan menyewa lahan untuk dijadikan tempat mengungsi. Hal tersebut dikarenakan lahan persawahan yang semula ditempati oleh warga untuk pengungsian akan mulai digarap oleh pemiliknya. Kondisi ini memaksa Nihin (43 tahun) dan penyintas lainnya harus pindah dari pengungsian semula. Akan tetapi karena tidak semua...

Bermain, Salah Satu Cara Memulihkan Kondisi Psikologis Anak di Pengungsian

Banyak cara untuk menghilangkan trauma bagi para pengungsi khususnya anak-anak. Salah satu caranya adalah mengajak mereka belajar sambil bermain. Sebagaimana dilakukan Nani Mulyani, relawan yang peduli terhadap pengungsi khususnya anak-anak, di Dusun Ambengan, Desa Beririjarak, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Setiap sore, ia bersama rekannya mengajak dan mengumpulkan anak-anak penyintas. Salah satu teknis trauma-healing untuk mengembalikan psikologis anak akibat gempa...

Media Komunitas Bantu Penyintas Bangun Rumah Sementara

Setelah satu bulan hidup dalam keadaan darurat dan selalu mawas, warga di Lombok mulai menata kembali kehidupannya. Mereka yang selama ini bertahan di tenda-tenda darurat dengan perlengkapan seadanya mulai bergerak untuk membangun naungan sementara yang lebih nyaman. Di Kecamatan Suela, warga Lombok Timur perlahan mulai mengganti tenda-tenda dengan bangunan semi permanen yang lebih aman dan nyaman. Adalah media komunitas Speaker...

Andalkan Bahan Alam, Warga Bangun Rumah Darurat Tahan Gempa

Tahap tanggap darurat bencana gempa Lombok telah berakhir per 25 Agustus lalu dan kini memasuki tahap transisi ke pemulihan. Di fase ini berbagai pihak mulai menata kembali hal-hal yang kandas dihantam gempa. Tak terkecuali warga. Beberapa waktu lalu beredar foto yang menunjukkan warga Suku Sasak di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, sedang bergotong royong membangun kembali desa adat...

Penyintas di Karang Bajo Butuh Pelayanan Kesehatan yang Lebih Memadai

Tepat sebulan yang lalu, 29 Juli 2018, gempa pertama mengguncang Lombok. Sejak hari itu, warga Lombok terpaksa meninggalkan rumahnya yang roboh atau tidak layak huni dan pindah ke tenda-tenda darurat. Di Kecamatan Bayan, Desa Karang Bajo adalah salah satu yang terdampak cukup parah dengan jumlah penyintas yang cukup banyak. Menurut pegiat radio komunitas Primadona FM, Hamdi Hidayat, para penyintas mulai...

8.091 KK di Kecamatan Sambelia Terdampak Gempa

Pemerintah Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, NTB, telah melakukan pendataan dampak gempa yang mengguncang Lombok. Sebanyak 8.091 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Sambelia terpaksa mengungsi karena sebagian besar rumah tinggal sudah tak layak huni. Berdasarkan data sementara yang dikumpulkan sejak 29 Juli hingga 22 Agustus 2018, pukul 12.00 wita, rumah yang mengalami kerusakan, baik ringan, sedang maupun berat mencapai 7.880...

Selain Lombok, Gempa Juga Merusak Sebagian Sumbawa

Gempa bermagnitudo 7 pada 19 Agustus lalu tidak hanya merusak sebagian besar bangunan di Lombok Utara dan Lombok Timur, melainkan juga sebagian Pulau Sumbawa, NTB. Kerusakan bangunan rumah terjadi di beberapa wilayah di Pulau Sumbawa, seperti Kecamatan Pototano, Kecamatan Alas Barat—Desa Lanbuan Mapin, Gontar, Gelampar, Usar Mapin, Mapin Kebak, Mapin Rea, Hijrah, Kecamatan Buer—Desa Tarusa, Desa Kaung. Menurut Zaitun, warga...

Belum Terima Bantuan, Penyintas di Labuhan Pandan Masih Andalkan Swadaya

Gempa bermagnitudo 7 yang terjadi pada Minggu (20/8/2018) telah menghancurkan ratusan rumah di Kabupaten Lombok Timur. Salah satu titik yang terdampak parah adalah Dusun Labuhan Pandan Tengah, Desa Labuhan Pandan, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur. Kepala Dusun, Labuhan Pandan Tengah, Sadar mengatakan, pascagempa besar yang terjadi pada Minggu malam, semua warganya kini mengungsi di tenda darurat. Kendati ada sebagian rumah yang...

Gempa Rusak Ratusan Rumah, Warga Lombok Timur Mengungsi Tanpa Tenda

Gempa cukup besar kembali mengguncang Lombok pada Minggu malam (19/8/2018). Berdasarkan rilis BMKG, gempa bermagnitudo 7 terjadi pada pukul 22.56 WITA, berpusat di 30 km timur laut Lombok Timur, NTB, dengan kedalaman 10 km. Melansir laporan media komunitas Speaker Kampung, gempa menimbulkan kerusakan di sejumlah kecamatan seperti, Kecamatan Sambelia, Kecamatan Suela, dan Kecamatan Pringgabaya. Ratusan rumah dikabarkan rusak parah dan...