Tag: gempa lombok

Lewati Masa Tanggap Darurat, Operasi Jalin Lombok Berhenti

Yogyakarta – Setelah masa tanggap darurat untuk penanganan dampak gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat berakhir, maka pengoperasian laman Jaringan Informasi Lingkar Lombok (Jalin Lombok) dihentikan pada akhir September 2018. Meski demikian, tahapan penanganan dampak gempa Lombok perlu terus mendapat perhatian penuh dari semua pihak supaya proses rehabilitasi dan rekonstruksi bisa berjalan sehingga bisa memulihkan kehidupan dan penghidupan...

Penyintas Wanasaba Terpaksa Sewa Lahan untuk Dirikan Tenda Darurat

Warga penyintas gempa di Dusun Tandan Golok, Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, harus rela pindah dan menyewa lahan untuk dijadikan tempat mengungsi. Hal tersebut dikarenakan lahan persawahan yang semula ditempati oleh warga untuk pengungsian akan mulai digarap oleh pemiliknya. Kondisi ini memaksa Nihin (43 tahun) dan penyintas lainnya harus pindah dari pengungsian semula. Akan tetapi karena tidak semua...

Bermain, Salah Satu Cara Memulihkan Kondisi Psikologis Anak di Pengungsian

Banyak cara untuk menghilangkan trauma bagi para pengungsi khususnya anak-anak. Salah satu caranya adalah mengajak mereka belajar sambil bermain. Sebagaimana dilakukan Nani Mulyani, relawan yang peduli terhadap pengungsi khususnya anak-anak, di Dusun Ambengan, Desa Beririjarak, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Setiap sore, ia bersama rekannya mengajak dan mengumpulkan anak-anak penyintas. Salah satu teknis trauma-healing untuk mengembalikan psikologis anak akibat gempa...

Jaminan Sosial untuk Korban Gempa Harus Terealisasi Tepat Sasaran

Terdapat dua hal utama dalam sistem jaminan sosial untuk korban bercana Gempa Lombok yang harus terealisasi, tepat sasaran, dan menyeluruh. Dilansir dari laporan pegiat Radio Komunitas Primadona FM di facebook pada (3/9/2018), kedua hal tersebut adalah jaminan hidup dan bantuan isi hunian rumah. Jaminan hidup meliputi bantuan yang akan diberikan semenjak pasca masa tanggap darurat dicabut, yakni 27 Agustus 2018....

Media Komunitas Bantu Penyintas Bangun Rumah Sementara

Setelah satu bulan hidup dalam keadaan darurat dan selalu mawas, warga di Lombok mulai menata kembali kehidupannya. Mereka yang selama ini bertahan di tenda-tenda darurat dengan perlengkapan seadanya mulai bergerak untuk membangun naungan sementara yang lebih nyaman. Di Kecamatan Suela, warga Lombok Timur perlahan mulai mengganti tenda-tenda dengan bangunan semi permanen yang lebih aman dan nyaman. Adalah media komunitas Speaker...

Warga Desa Sokong Membutuhkan 200 Tenda dan 15 Ton Beras

Saat ini warga Desa Sokong, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, masih membutuhkan bantuan distribusi tenda dan beras. Wira Susanto, Operator Website Desa Sokong menyampaikan hal tersebut melalui pesan WhatsApp. “Paling tidak kami membutuhkan 200 tenda dan 15 ton beras,” ujarnya pada Minggu (2/9/2018). Warga Desa Sokong juga sangat membutuhkan terpal. Wira menjelaskan bahwa kebutuhan terpal saat ini mencapai 400 buah....

Meraih Bantuan melalui Kopi

Dua hari setelah gempa (7/8/2018), Darto Suharsanto atau Anton mengunggah potret situasi Gempa Lombok di akun facebooknya. Tidak berselang lama setelah itu, warga Dusun Kertaraharja, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara tersebut mendapatkan bantuan dari berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri karena unggahannya. “Bantuan tersebut berasal dari pembeli kopi saya,” ucap Anton pada Irman Ariadi, anggota “Tikus Darat”...

Andalkan Bahan Alam, Warga Bangun Rumah Darurat Tahan Gempa

Tahap tanggap darurat bencana gempa Lombok telah berakhir per 25 Agustus lalu dan kini memasuki tahap transisi ke pemulihan. Di fase ini berbagai pihak mulai menata kembali hal-hal yang kandas dihantam gempa. Tak terkecuali warga. Beberapa waktu lalu beredar foto yang menunjukkan warga Suku Sasak di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, sedang bergotong royong membangun kembali desa adat...

Penyintas di Karang Bajo Butuh Pelayanan Kesehatan yang Lebih Memadai

Tepat sebulan yang lalu, 29 Juli 2018, gempa pertama mengguncang Lombok. Sejak hari itu, warga Lombok terpaksa meninggalkan rumahnya yang roboh atau tidak layak huni dan pindah ke tenda-tenda darurat. Di Kecamatan Bayan, Desa Karang Bajo adalah salah satu yang terdampak cukup parah dengan jumlah penyintas yang cukup banyak. Menurut pegiat radio komunitas Primadona FM, Hamdi Hidayat, para penyintas mulai...